338A - Hasil Tendangan Bebas 10 Tahunnya Pjanic |

bandarbolanew
Selamat Datang di Ligatop.net – Agen Bola Terpercaya di Indonesia
Apabila anda memerlukan bantuan, silahkan Hubungi CS yang sedang bertugas !

338A – Hasil Tendangan Bebas 10 Tahunnya Pjanic

338A  338A – Miralem Pjanic angkat bicara soal keahlian dia sebagai eksekutor tentangan bebas di atas lapangan.

Pemain posisi gelandang AS Roma tersebut memerlukan waktu lebih lama untuk bisa mengasah kemampuannya. Pada musim ini Miralem Pjanic betul-betul sudah menunjukkan keahliannya dalam melepaskan tendangan bebas.

Selama 4 dari 6 gol yang sudah Miralem Pjanic ciptakan dengan Roma dalam musim ini terlahir dari keahliannya tersebut. Terakhir kalinya Miralem Pjanic menciptakan gol dengan tendangan bebas ke gawangnya Bayer Leverkusen di matchday 3 Champions league pada 2 Minggu lalu.

Di Liga Italia Serie A, Miralem Pjanic sudah menciptakan 3 gol sepakan bebas yang masing-masing ke gawangnnya Juventus, Empoli dan juga Carpi. Semenjak menjalani debutnya di Liga italia pada tahun 2011-2012 lalu, Miralem Pjanic sudah membuat 10 gol dari sepakan bebasnya, hanya Andrea Pirlo yang memiliki catatan lebih baik dibandingkan dirinya yaitu 12 gol.

Terkait keahliannya tersebut, Miralem Pjanic mengakut tidak pernah memiliki rahasia khusus soal itu, pemain posisi gelandang internasional tim Bosnia Herzegovina tersebut meningkatkan kemampuannya dengan giat berlatih. Miralem Pjanic mengatakan dia memerlukan waktu 10 tahub lebih untuk bisa menyempurnakannya.

“Tak ada resep khusus untuk sepakan bebas sempurna. Saya hanya bisa menjawabnya dengan sederhana, ini semua merupakan soal giat atau tidaknya anda berlatih. Saya sudah membuat lebih dair 10.000 tendangan bebas dari berbagai tempat. Memerlukan waktu lebih dari 10 tahun bagi saya untuk belajar.” tutur Miralem Pjanic.

Miralem Pjanic lantas mentuturkan proses bagaimana caranya dia mengeksekusi sebuah sepakan bebas.

“Saat pemain di atas lapangan membangun pagar betis, aku melihat ke arah gawang dan memusatkan titik termudah untuk di targetkan. Saat wasit meniupkan peluitnya, aku sudah tau ancang-ancang yang bakal sayang ambil untuk mengeksekusi bola tersebut ke gawang lawang.” lanjut Miralem Pjanic. 338A Internet

“Tentu saja saya tidak selalu bisa memprediksikannya, terkadang membentuk betis para pemain, terkadang melebar ataupun melanbung. Posisi yang paling cocok ialah sekitar 25m dari gawang, anda juga harus melihat posisinya disebelah mana.” ucap Miralem Pjanic.

Ketika Miralem Pjanic masih berkarier di tim Lyon, Miralem Pjanic sempat setim dengan Juninho Pernambucano yang dimana dia juga ahli dalam tendangan bebas. Miralem Pjanic pun sering dinilai belajar dari kemampuan juninho ketika itu.

“Sering dikatakan bahwa saya berlatih dengan mengambil gaya tendangan bebasnya Juninho. Kenyataannya ialah dia merupakan seorang maestro, namun saya sudah membuat gaya tendangan bebas saya sendiri, sama seperti Andrea Pirlo dan juga Christiano Ronalto yang memiliki gayanya masing-masing.” kata Miralem Pjanic.

“Kami semua mengekskusi bola berbeda satu sama lainnya, masing-masing dari kita memiliki gaya sendiri soal menendang bola.” kata Miralem Pjanic. 338A Terpercaya

Adapun perhatian penonto Liga italia Serie A semuanya akan tertuju ke iku kota Italia dalam akhir Minggu ini. Pertandingan derby della Capitale yang melangsungkan laga antara Lazio melawan Roma merupakan laga paling menarik untuk ditonton di pertemuan ke-12 ini.

Selain melihat dari posisi kedua tim pada papan klasemen, Pertandingan derbu Roma selalu berjalan dengan sengit, baik itu di dalam ataupun di luar lapangan, Laga derby ini dikenal lebih seru daripada laga derby-derby lainnya di Italia.

Pertandingan Roma melawan Lazio akan dilangsungkan di stadium Olimpico pada tanggal 8 November 2014 hari Minggu nanti. Kedua tim sekarang tidak terpisah jauh di papan klasemen Liga italia Serie A. AS Roma berada di peringkat ke-3 mengumpulkan 23 poin dalam 11 pertandingan, sementara Lazio berada di peringkat ke-7 mengumpulkan 18 poin.

Lazio dan Roma sama-sama mendapatkan kekalahn dari klub kota Milan di pertandingan Liga Italia Serie A terakhirnya. Roma dikalahkan oleh Inter Milan skor 0-1 di markas lawan, sedangkan Lazio dikalahkan 1-3 ketika menjamu Milan. Namun ROma segera bangkit dengan menaklukkan Bayer Leverkusen skor 3-2 di kompetisi Champions League.

Adapun Lazio baru akan berlaga pada tanggal 6 November 2015 hari Jumat waktu diniarhi dengan melawan Rosenborg pada liga Eropa. 338A

Sepanjang sejarah Liga Italia Serie A. Lazio dengan Roma sudah total 143 kali bertemu. Untuk sementara ini Roma masih unggul satu lawan satu dengan catatan 50 kali berhasil menang. Lazio menang total 36 kali sedangkan 57 pertandingan lainnya berakhir imbang.

Dalam 5 pertemuan terakhir di Liga Italia Serie A, Lazio tidak pernah menang, namun Roma juga hanya menang 2 kali. (Ed)

Komentar

SambungAyam