Bola Tangkas - Dukungan Lippi Untuk Juventus |

bandarbolanew
Selamat Datang di Ligatop.net – Agen Bola Terpercaya di Indonesia
Apabila anda memerlukan bantuan, silahkan Hubungi CS yang sedang bertugas !

Bola Tangkas – Dukungan Lippi Untuk Juventus

Bola TangkasBola Tangkas – Mantan pelatih timnas Italia plus Juve, Marcelo Lippi memberikan dukungan utuh kepada Juve untuk memenangkan Champions.

Pertandingan puncak Liga Champions musim ini akan diadakan di Berlin. Kota itu sendiri memiliki makna yang sangat berarti untuk Lippi. Sebabnya? Di Berlin tepatnya tahun 2006 yang silam, Lippi menghabiskan waktu sebagai juara Piala Dunia. Pada saat itu ia sedang membesut tim nasional Italia. Dia memenangkan pertandingan via adu penalti dari Perancis. Kemenangan tersebut tentu saja meninggalkan kesan tersendiri di memori Lippi sebagai manajer.

Di dalam amunisi pemain Azzurri pada saat tersebut, ada 3 nama yang sekarang ini sedang memperkuat Bianconerri, di antaranya adalah Gianluigi Buffon yang menjabat sebagai sang kapten, Andrea Pirlo serta Andrea Barzagli.

“Saya akan mengatakan kalau Berlin menyisakan kenangan indah di dalam hidupku sebagai pelatih sepak bola profesional. Dan tentu saja bagi sebagian pemain Juventus ada juga kenangan positif yang tertinggal di sana.” jelas Lippi yang diungkapkannya kepada Cara Main Bola Tangkas 2.

“Entah mengapa saya secara pribadi melihat ada banyak sekali kesamaan antara tim Itali yang dulu pernah saya latih dengan Juventus yang sekarang ini sedang tampil di atas angin. Saya sangat menghimbau supaya ketiga pemain tersebut bisa mengulangi sukses di kota tersebut.” sambungnya.

Lippi sendiri secara pribadi juga pernah memiliki pengalaman untuk mengantarkan Bianconerri ke partai final Liga Champions. Bahkan bukan cuma 1 kali saja kesempatan itu datang kepadanya melainkan 4 kali. Dan perlu dicatat juga bahwa Lippi merupakan pelatih terakhir yang berhasil membuat The Old Lady bermain di final Liga Champions sebelum pada akhirnya hal yang serupa dilakukan oleh Massimiliano Allegri di periode ini.

Lippi berhasil membuat Juventus mengantongi gelar Liga Champions pada tahun 1996. Itu adalah pencapaian mereka di ajang tertinggi di sepak bola Eropa yang terakhir kalinya.

“Malam kemarin Juventus membuktikan bahwa mereka adalah tim sepak bola yang sangat apik. Mereka memiliki motivasi yang sangat tinggi. Saya bisa melihat hal itu dari bagaimana cara mereka bermain. Sikap dan mentalitas yang mereka miliki juga sangat baik. Meskipun dalam keadaan tertinggal, mereka tetap memiliki daya gedor yang sangat kencang. Saya suka melihat spirit seperti itu berada di dalam sebuah klub.” paparnya.

“Saya sebenarnya cukup kaget ketika mereka mengalahkan Real Madrid. Mereka telah menunjukkan kepada dunia bahwa mereka adalah klub dengan taraf raksasa di dunia persepakbolaan. Saya akan memberikan kredit kepada mereka.” tegasnya lagi melanjutkan.

Di ajang final nanti, mereka akan bertemu dengan Los Cules. Yang menariknya dalam pertandingan ini, akan ada pertemuan yang bisa dibilang cukup ‘awkward’. Kenapa? Karena Luis Suarez dan Patrice Evra akan bertemu kembali. Sebelumnya kedua orang ini pernah dikabarkan terlibat perseteruan yang cukup berbelit.

Suarez dan Evra diketahui mengalami masalah pribadi pada tahun 2011 silam. Ketika itu, Bola Tangkas Mickey Mouse mengetahui kalau mereka berdua masih bermain bersama dengan klub Liga Primer Inggris-nya masing-masing. Singkat kata, Suarez dinyatakan sebagai orang yang bersalah lantaran mengeluarkan pernyataan berbau rasis kepada Evra. Gara-gara itu, Suarez pun terkena sanksi berupa denda senilai 400 ribu poundsterling ditambah tidak boleh bertanding sebanyak 8 laga.

Di laga yang berikutnya, usai hukumannya selesai, Suarez terliaht enggan untuk shake hand dengan Evra. Peristiewa ini langsung mengundang pertikaian lagi di dunia media. Namun ketika itu Kenny Dalglish yang merupakan manajer Liverpool langsung bertindak cepat dengan menyatakan permohonan maafnya atas perilaku cengkal yang dilakoni anak didikannya tersebut.

Dan sekarang kedua orang itu akan bertemu kembali di ajang penentuan Liga Champions yang akan dilangsungkan di kota Berlin. Disebutkan oleh Evra bahwa apa bila nantinya dirinya diturunkan sebagai starter dalam laga itu, dia akan bertindak dewasa dan menjabat tangan Suarez sebelum laga dimulai.

“Tentu saja saya sangat bangga dengan nasionalisme dan ras yang mendarah daging dalam diri saya. Itu tidak akan menjadi masalah untukku, saya akan melakukan jabat tangan dengannya. Menurutku tidak ada yang perlu diributkan lagi.” terang Evra ketika memberikan statement.

Tips Judi Bola Tangkas menginformasikan bahwa final Champions 2014/15 ini akan dimulai tanggal 6 Juni 2015 dan menggunakan tempat di Olympia Stadion. (RB)

Komentar

SambungAyam